6 Pertimbangan Lokasi Terbaik Untuk Usaha Toko Kelontong

Membuka usaha ada bermacam bentuk usahanya, salah satu yang popular adalah membuka toko kelontong. Umumnya orang membuka toko di rumah tinggal mereka, hal ini lebih bisa menghemat biaya karena tak butuh biaya tambahan untuk sewa tempat. Tapi, bagi yang rumahnya tak memungkinkan untuk lokasi toko atau bagi mereka punya modal lebih, tentu butuh lokasi lain sebagai tempat usaha mereka. (Baca juga7 Bahan Pertimbangan Memilih Rumah Kontrakan)

6 Pertimbangan Terbaik Memilih Lokasi Untuk Usaha Toko Kelontong

Banyak yang bilang dan merekomendasikan mencari tempat usaha yang strategis, nah, dalam penjabarannya tentu butuh kriteria yang lebih mendetail mengenai pengertian strategis tersebut. Berikut ini 6 lokasi yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memulai usaha toko kelontong, yaitu:

1. Dekat pasar


Pasar merupakan pusat bertemunya penjual dan pembeli, tak mengherankan bila setiap harinya puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang bertemu untuk melakukan transaksi jual beli di pasar. Nah, ini adalah prospek cerah, memanfaatkan peluang dengan membuka usaha toko kelontong dekat dengan pasar. 

Target pasar jelas, mereka yang pergi ke pasar hampir pasti ingin berbelanja, jadi lebih besar kemungkinan usaha Anda akan berjalan lancar.

2. Pinggir jalan


Pinggir jalan disini bukan berarti sembarang jalan, pilih yang dekat dengan jalan yang ramai. Misalnya dekat dengan perempatan, tempat pemberhentian bis atau angkutan kota, dan sejenisnya. Target pasar bukan hanya orang-orang yang tinggal di situ, tapi mereka yang kebetulan lewat pun bisa menjadi prospek calon pembeli.

3. Dekat permukiman


Tentu saja usaha dekat dengan pemukiman itu bagus prospeknya, apalagi pemukiman yang ramai penghuni. Selain dekat dengan calon pembeli, lokasi di dekat tempat pemukiman juga memberi rasa aman dan nyaman, terutama terkait kejahatan perampokan maupun pencurian yang bisa saja terjadi.

4. Dekat fasilitas umum


Fasilitas umum biasanya ramai orang, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lain memberi prospek bagus bagi usaha toko kelontong yang akan Anda buka. 

5. Jauh dari minimarket


Perkembangan akhir-akhir ini orang lebih suka pergi ke minimarket semacam Indomart dan Alfamart ketimbang toko kelontong, entah apa lasannya, yang jelas itulah kenyataan sesuai pengamatan saya. Oleh karenanya, usahakan memilih tempat usaha yang tidak bersebelahan dengan mini market tersebut.

6. Ada tempat parkir memadai


Tempat parkir adalah sebuah kebutuhan, disadari mapun tidak, orang cenderung memilih berbelanja di toko yang ada tempat parkirnya. Akan lebih baik lagi kalau tempat parkir yang tersedia tersebut gratis, karena orang akan berfikir ulang untuk parkir kalau ada tarif parkirnya. Makanya, kebanyakan minimarket menggratiskan parkir pembeli.


Nah, demikian tadi enam pertimbangan lokasi untuk membuka usaha toko kelontong. Tentu saja masih banyak pertimbangan lain dalam memilih lokasi untuk membuka usaha, karenanya butuh pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan.

Memilih tempat usaha tidak asal memilih, tapi perlu mempertimbangkan banyak faktor karena usaha direnacanakan bukan untuk satu dua bulan saja, tapi untuk selamanya. Oleh karenanya dalam menentukan pilihan lokasi membuka tempat usaha harus diperhitungkan secermat mungkin. Satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa harga tanah dilokasi-lokasi tersebut diatas cenderung mahal, hal ini wajar mengingat prospek lokasi tersebut sangat bagus untuk membuka usaha.

Faktor persaingan antar pedagang tentu tak bisa dilupakan begitu saja, meski kita sudah memilih lokasi yang strategis, kalau Anda tidak bisa membaca pasar dan memenangkan persaingan, tentu saja akan membuat usaha tak semudah yang dibayangkan. Butuh kerja keras dan usaha maksimal agar usaha yang akan Anda jalankan bisa lancara, terutama saat memulai, harus pandai dalam menggaet pelanggan. Selamat membuka usaha.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "6 Pertimbangan Lokasi Terbaik Untuk Usaha Toko Kelontong"